Jumat, 30 Mei 2008

ULTAH FAREL 28 MAY

HAPPY FAMILY ........

Met Ulang Tahun sayangku "Farel Noval J." Enggak terasa anak bontotku udah 6th.

Biarpun acaranya hanya ama keluarga tp seru juga, soalnya nenek ama kakeknya Noval pd ngumpul.

Pesen kue tartnya juga mendadak & special thanks to M'Yuli yg sdh bikin Sponge Bob design.

Utk hidangan makan malamya "Nasi Kuning" yg kali ini rasanya lebih top markotop...karena biasanya aku pake santan kara yg instant, so kemarin aku pakai santan asli. Ayamnya digoreng pake' tepung ama sambel goreng tempe, kacang. Resep sambel goreng tempenya boikot Mak aku yg lg di Batam. Wis sipp.....sangking enaknya kelupaan nasi kuningnya difoto :)


Selasa, 04 Maret 2008

Menghias Kue Tart

Seharusnya posting artikel ini 1 minggu lalu, berhubung bagian postingnya lg sibuk ...maklum ya... Acara Arisan ini saya isi dengan "Menghias Kue Tart" tentu saja trainernya bukan saya hehehe. M'Yuli thanks buanget mau ngajari ibu2 RW yg pingin bikin kue tart. At least, bisa bikin kue tart utk ULTAH anak.


M'Yuli sedang memberi pengarahan persiapan utk hias kue tart


Bu Gurunya sabar buanget ngajari muridnya hehe



Bikin hiasan bunga diatas kue tart.

Jumat, 08 Februari 2008

My Plant

Wah sudah lama nich engga posting my blog. Kemarin ada banyak waktu buat saya untuk merawat tanaman2 walaupun setelah itu berkunjung ke teman2 papanya yg merayakan Gong Xi Fai Cai. Mau tahu my plant saya, yok.... kita lihat kebun saya (padahal kagak punya kebun cuma halaman depan rmh hehehe):


Mau main tebak2an ama saya? ayok...tanaman apa diatas ini? Salah...yg bener adalah terong atau solanum melongena L. Bibit terong ini adalah bibit unggul yg saya dapatkan dari Bapak saya di Surabaya. Kebetulan Bapak dinas di Pertanian JATIM dan waktu itu ada pameran, so beliau tidak lupa ama anaknya di Batam yg hoby banget menanam sayuran. Terong masih dalam pembibitan yg nantinya akan dipisah dalam 1 pot untuk 1 tanaman atau disebut ditangkar. Untuk memindahkan terong ini menunggu tinggi tanaman setinggi 15 cm. Oh..iya terong ini bukan terong ungu tapi terong hijau yg buahnya bisa sebesar tangan orang dewasa dengan panjang maksimum 30 cm. Wow.....gedhe buanget hehehehe..... udah dech engga usah ngebayangin, ntar saya akan update news mgn terong saya kalau sdh berbuah.





Tanaman yg satu ini Sawi atau Brassica Juncea yg enak buanget buat tambahan sayur utk bikin mie kuah, so kapan kita mau bikin mie tinggal petik aja di pot hehehe... sawi ini tidak perlu ditangkar atau dipisah2kan dalam satu pot satu tanaman tapi juga tidak boleh terlalu rapat. Berhubung sawi saya ini masih kecil2 jd masih rapat.





Mau tahu tanaman pagar, ini nich...tapi manfaatnya bisa bikin kita ketagihan kalau sudah cicpin sayur ini.



Tanaman ini namanya Kenikir atau Tagetes Erecta L. atau orang tua kita bilang tanaman pagar. Disebut tanaman pagar mungkin dulu itu belum ada pagar besi yg kaya' sekarang ini jadi bisa dimanfaatkan untuk pagar rumah. Sambil menyelam minum air...kelelep dong hehehe. Lumayan juga ini tanaman bisa bikin rumah kita jadi seger karena daunnya yang ijo dan bisa saving uang belanja karena kita tidak perlu lagi membeli di pasar. Tau sendiri khan di batam nich kalau untuk beli sayur mahal.








Tidak hanya sayuran yang saya tanam tapi buah juga ada. Pembaca ingat khan posting pertama saya yaitu Cara Menanam Anggur. Nach ini nich....anggurnya sudah berbuah. Anggur yg saya tanam ini jenisnya Anggur Merah dg ukuran kecil yg sebetulnya untuk Anggur Minuman. Rasa Anggur ini masam dan saya masih bereksperimen untuk buat anggur ini manis. Eksperimen saya masih pada rasa gigitan pertama anggur terasa manis dan selebihnya masam tapi saya akan mencoba terus untuk buat anggur ini terasa 100% manis.







Chika, anak perempuan saya lg panen raya hehehe....













Selasa, 08 Januari 2008

My Colleagues









These picture was taken during Load Out Arthit Project Ceremony, 2007



Jumat, 21 Desember 2007

Idul Adha


Idul Adha tahun ini memang heboh buanget...gimana kagak heboh 1 hari sebelum Idul Adha saya harus belanja pagi2 utk keperluan acara selamatan dirumah trus ambil rapot anak ke sekolah. Waktu beli ayam kampongnya aja pake acara kotor2 segala, ayamnya be'ol di baju saya... hehe.

Tapi syukur alhamdulilah, meskipun kondisi badan nggak fit tapi bisa terobati ama nilai rapot anakku Chika yang dapet ranking 5. Padahal itu tuch Pak Gurunya sempet kasih spot jantung ama saya yang katanya "Anak Ibu semester ini tidak masuk dalam ranking 10 besar dan nilai prestasinya turun" Wis to' Pak Gurunya ini emang suka bikin ORTU murid jadi lemes.

Abis dari sekolahan Chika langsung ambil rapot anakku yang paling bontot "Noval" yang masih di TK. Wah untung cuma punya anak 2 coba kalau punya anak 4, apa nggak klenger Mak-nya hehe. Saya teringat kalau nggak punya Dandang besar trus langsung saya meluncur ke Jodoh beli Dandang besar untuk ngukus ama rebus ketupat.

Nyampe' rumah sdh pk. 1 siang, wah ternyata Bulek (yg momong anakku) ama Mertua sudah nyiap'in bumbu2 masaknya wis to' untung alhamdulillah.

Kamis, 13 Desember 2007

Cara - Cara Menanam Pohon Anggur



Cara membuat tapak :

1. Tanah yang berpasir sesuai bagi tanaman anggur.
2. Gemburkan tanah dan buat lubang sedalam 11/2 kaki, lebar 2 kaki . Masukan tanah yang telus air dicampurkan dengan sedikit pupuk kedalam lubang yang disediakan.
3. Bagi tanah rata agar akar pohon tidak terendam air.
4. Saluran air amat penting supaya air tidak mengelinang disekitar pohon.
6. Hindarkan menanam ditanah yang mengandungi garam (masin), tanah gersang atau tanah yang kurang penyerapan airnya.
7. Sinar matahari amat perlu bagi penanaman anggur, sekurang-kurang 80% ke 100% sinaran matahari diperlukan.


Pemangkasan

1. Permotongan hendaklah dibuat apabila pohon setinggi 5 kaki. Buang semua daun, ranting yang kurang sehat dan potong pucuknya.
2. Pastikan cabang merayap mengikuti arah yang dikehendaki .

Pemangkasan untuk Pembuahan

1. Tabur pupuk perangsang bunga 20 hari sebelum pemangkasan dibuat.
2. Buang semua daun dan potong cabang yang tidak dikehendaki.
3. Potong semua ranting yang kurang sehat dan potong ranting yang sehat sebanyak 4 atau 5 buah tumbuh dari cabang.
4. Potong pucuk kira - kira 4 atau 5 kaki dari cabang.
5. Bersihkan dan buang daun-daun yang gugur disekitar pohon.

Rumah Sehat


Memilih Rumah Sehat Lingkungan

ORANG TUA sering kali menasihati bahwa memilih rumah tinggal tidak bisa sekadar memilih, tetapi ibarat mencari pasangan jodoh yang tepat. Cinta pada pandangan pertama (love at first sight) secara sadar atau tidak juga menentukan kecocokan hati calon pembeli atau penghuni rumah.

SIAPA yang tidak ingin tinggal di perumahan yang asri, teduh, nyaman, dan aman? Krisis lingkungan hidup yang semakin parah membuat kembalinya tren gaya hidup kembali ke alam (back to nature) dimanfaatkan betul oleh para pengembang dengan menjual citra perumahan ideal dengan lingkungan yang asri dan nyaman.
Konsumen ditawarkan berbagai produk perumahan bertemakan kota hijau, kota taman, kota berwawasan lingkungan, kota bernuansa alam (pegunungan atau pantai), kota alami, dan seterusnya. Dengan kecanggihan simulasi komputer, konsumen dapat melihat brosur dengan visualisasi sangat menggoda yang menggambarkan lingkungan perumahan yang asri dan nyaman.
Gaya hidup, rumah, dan lingkungan merupakan tiga kata serangkai yang saling berkaitan erat dan sangat menentukan dalam pemilihan, penampilan, dan penataan rumah. Penawaran berbagai gaya rumah sering kali dipengaruhi trend baik rumah bergaya alami, modern, kontemporer, mediterania, futuristik, maupun country, yang akan mempengaruhi tampilan suasana perumahan, bentuk rumah, jenis bahan bangunan, cat, keramik, perabotan, dan bentuk taman.
Di masa krisis ekonomi yang masih terus berlanjut, bagi keluarga pas-pasan tidak ada pilihan lain kecuali berhemat di segala lini. Namun, kebutuhan pokok akan papan (rumah) yang layak huni bagi keluarga tercinta terus bertambah. Sementara anggaran dana untuk rumah ideal dengan harga tanah yang terjangkau juga sangat terbatas. Maka memilih rumah pun harus pandai.
Ada dua faktor utama yang perlu dipertimbangkan dalam memilih rumah tinggal, yakni lingkungan perumahan yang sehat dan desain rumah yang sehat.Sehat lingkunganKeputusan untuk membeli atau membangun sebuah rumah setidaknya harus mempertimbangkan faktor-faktor lokasi perumahan yang strategis, kemudahan aksesibilitas dan transportasi dari dan ke tempat tujuan rutin, seperti pasar, pusat perbelanjaan, tempat kerja, tempat ibadah, sekolah, atau rumah sakit.
Bagi yang memilih rumah di lokasi perumahan baru yang bertebaran di daerah peri-peri pinggiran kota dan mengandalkan kendaraan umum, perhatikan sarana transportasi yang tersedia, mulai dari becak, delman, ojek sepeda motor, bajaj, angkutan kota (angkot), minibus, bus antarkota, hingga kereta api. Tempat mangkal, terminal bayangan, terminal atau stasiun dan jadwal keberangkatan kendaraan harap dicatat untuk memastikan waktu keberangkatan pergi dan pulang ke tempat kerja maupun sekolah yang membutuhkan ketepatan waktu.Yang memiliki kendaraan pribadi perlu mempelajari rute- rute jalur utama, jalur alternatif, dan jalan tikus tersingkat menuju ke berbagai tempat tujuan kerja dan sekolah.
Suasana itu hanya dapat tercipta dengan kerindangan pepohonan besar yang tumbuh optimal, bentuk topografi lahan yang mengikuti topografi alam sekitar, tersedianya taman-taman lingkungan dengan desain menarik.Tinggal di negeri tropis seperti Indonesia, dengan suhu udara panas dan kelembaban udara yang tinggi sepanjang tahun, mau tidak mau membutuhkan suasana rumah dan lingkungan sekitar rumah yang teduh. Keteduhan tidak hanya dengan berlindung di dalam rumah, tetapi bagaimana menciptakan keteduhan di lingkungan sekitar rumah kita sendiri.Setelah mempelajari suasana lingkungan, langkah selanjutnya adalah periksa ketersediaan dan kualitas dan kelayakan air minum, air diperoleh dari PAM, pompa tangan, atau pompa mesin.
Rumah sehat harus difungsikan sebagai tempat terapi fisik dan mental seluruh penghuni rumah. Rumah harus sehat sehingga penghuni rumah menjadi ikut sehat. Dengan segala keterbatasan anggaran uang dan lahan, berbagai desain rumah hemat yang sehat, produktif, dan ramah lingkungan mulai ditawarkan, dan itu tidak selalu harus mahal asalkan tahu kiat-kiatnya.Keluarga yang hendak membeli rumah akan lebih bijaksana jika memilih rumah tumbuh atau rumah tingkat siap pakai. Sebab, setelah dihitung-hitung, peningkatan rumah standar menjadi rumah tingkat biayanya tetap lebih besar ketimbang membeli rumah tumbuh atau rumah tingkat sejak awal.
Perhatikan pula kualitas dan struktur bangunan rumah.Rumah ramah lingkungan, rumah alami, rumah sehat, rumah arsitektur hijau dan rumah ekologis arsitektur merupakan beberapa contoh rumah berwawasan lingkungan yang dipasarkan. Koefisien dasar bangunan (KDB) sebaiknya tidak lebih dari 60 persen luas lahan, penghematan pembagian ruang, bukaan-bukaan dan pengoptimalan ruang dalam dan ruang luar, serta pemilihan bahan bangunan bermutu merupakan beberapa prinsip dasar yang diterapkan dalam menyiasati keterbatasan lahan dan menyediakan ruang terbuka seoptimal mungkin.Luas lahan dan anggaran biaya yang terbatas mendorong penghuni rumah untuk mengoptimalkan fungsi rumah.
Tanaman produktif dan apotek hidup yang ditanam di tanah maupun dalam pot-pot tanaman yang artistik tersebar sejak dari teras depan, ruang tamu dan keluarga, hingga dapur dan ruang servis, akan menciptakan suasana alami sejak luar hingga ke dalam rumah.Kehadiran kolam air yang berisikan ikan dan tanaman air yang berupa kolam yang besar, tempayan atau gerabah, hingga kolam akuarium dilengkapi tanaman air seperti teratai, papirus atau eceng gondok, dan sereh, dapat pula memberikan ketenangan bagi penghuni rumah.Pada akhirnya, memilih rumah dengan memperhatikan kondisi lingkungan perumahan yang sehat dan bangunan rumah yang sehat dapat membantu terwujudnya sebuah keluarga yang sehat fisik dan mental. Jadi, jangan sampai asal pilih rumah lantas sesal di kemudian hari. (END)


Free Blog Content